Bali Caring Community

Jumat, 9 Desember 2022

Mengunjungi beberapa keluarga miskin di Desa Sambirenteng, Tejakula, Buleleng

Pada tgl 4 Maret 2016 kami mengunjungi beberapa keluarga miskin di Lingkungan Batan Poh, Banjar Silagading, Desa Sambirenteng, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng.

  1. Ni Nengah Cara (P/50-an tahun); setelah suaminya meninggal, ybs tinggal sendiri dan bekerja sebagai petani kebun
  2. I Gede Suarya dan istrinya Ni Nengah Sutini; mereka memiliki 1 orang anak yg cacat (lumpuh) sejak lahir
  3. I Nyoman Mangku Alit (L/60-an tahun) dan istrinya Ni Ketut Retiwi (P/48 tahun)
  4. I Made Lela dan istrinya Ni Nyoman Rengkeg
  5. I Nyoman Darta (L/50-an tahun) dan istrinya Ni Nengah Kerti (P/45 tahun); mereka memiliki 2 orang anak yg menderita gangguan mental
  6. Ni Wayan Mintar; lansia miskin, mata kanannya buta
  7. I Ketut Dana (L/70-an tahun) dan istrinya Ni Nengah Sapleg (P/60-an tahun); lansia miskin dan sakit
  8. Ni Nengah Sari (P/70-an tahun); lansia miskin dan tuli
  9. Ni Luh Ratih (P/70-an tahun); lansia miskin
  10. I Nengah Arimbawa (L/40-an tahun); keluarga miskin

Pada kesempatan tersebut kami juga menyampaikan bantuan dana masing2 sebesar Rp. 250.000 dari Bp. Lukman Usman & Ibu Lia kepada I Nyoman Mangku Alit, I Nyoman Darta, dan Ni Nengah Sapleg (istri dari I Ketut Dana).

Berikut ini beberapa dokumentasi yg sempat kami ambil.

Nengah Cara
Nengah Cara
Gede Suarya
Gede Suarya
Nyoman Mangku Alit
Nyoman Mangku Alit
Made Lela
Made Lela
Nyoman Darta
Nyoman Darta
Wayan Mintar
Wayan Mintar
Ketut Dana
Ketut Dana
Nengah Sari
Nengah Sari
Ni Luh Ratih
Ni Luh Ratih
Nengah Arimbawa
Nengah Arimbawa

Berikut ini dokumentasi penyerahan bantuan tunai.

Nyoman Mangku Alit
Nyoman Mangku Alit
Nyoman Darta
Nyoman Darta
Nengah Sapleg
Nengah Sapleg

3 komentar untuk “Mengunjungi beberapa keluarga miskin di Desa Sambirenteng, Tejakula, Buleleng”

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • @made supama. Terima kasih atas feedbacknya. Bali Caring Community (BCC) adalah sebuah komunitas sosial non-profit, non-agama, non-politik, yg bergerak dalam bidang sosial kemanusiaan. Tugas kami adalah survey ke lapangan dan melaporkan hasil survey tsb kepada para donatur dengan harapan ybs bisa mendapatkan bantuan. Itu saja. Bantuan bukan dari kami (melainkan dari para donatur) karena kami tidak pernah mengumpulkan bantuan untuk dan atas nama siapapun. Konsep BCC adalah DIRECT DONATION, BCC menjembatani donatur agar bisa memberikan bantuan SECARA LANGSUNG kepada yang membutuhkan misalnya dengan membuatkan rekening bank atas nama warga ybs seperti yg sudah kami lakukan untuk Pak Darta. Jika bantuan dirasa kurang maksimal – kami mohon maaf, sekali lagi bukan kami yg memberikan bantuan, melainkan para donatur. Terima kasih.

  • data yang kami miliki di Desa Sambirenteng ( dari 4 banjar ) yaitu : data KK miskin, data Anak Cacat, data Wanita Rawan Ekonomi, data anak terlantar, Data rumah tidak layak huni, data lansia.

    yang sudah terealisasi dari pemerintah :
    pembagian Raskin, pembagian kartu BPJS KIS, Bedah rumah 2 unit ( tahun 2011), bantuan Bedah Atap, bantuan listrik Gratis, bantuan Listrik Tenaga Surya, bantuan Korsi Roda, semua datanya ada di kantor perbekel sambirenteng

  • komentar :
    terima kasih saya ucapkan kepada BCC yang sudah memberikan bantuannya kepada masyarakat kami yang di Silagading, sekalipun belum tersentuh secara maksimal, yang penting secara kenyataan sudah

    saran saya kepada BCC agar lebih meningkatkan sistem kerja dan lebih banyak kreativitas dan aktivitas

    masukan : saya harap BCC dalam pelaksanaanya tidak didasari oleh kepentingan Pribadi/ Golongan dan Kepentingan Politik untuk meraih simpati masyarakat, harapan tiang BCC melaksanakan tugas ini tetap berpedoman pada pedoman orang bali ” PARAS PAROS SARPANAYA SALUNGLUNG SABAYANTAKA, dan juga sesuai dengan konsep agama Hindu TRI HITA KARANA DAN PANCA YADNYA

  • Scroll to Top